Punya Usaha Kecil? Beginilah Cara Lakukan Pengelolaan Akuntansinya

Bisnis tidak selalu dimulai dengan hal yang besar. Terkadang, pengelolaan bisnis kecil yang baik, akan membawa perubahan besar di masa depan. Untuk itulah ketika melakukan bisnis dalam skala kecil, Anda sudah harus fokus di sana dan merencanakan segala sesuatunya dengan matang. Termasuk yang paling pokok yakni pengelolahan dan perancangan keuangan.

Pengelolahan keuangan atau yang bisa disebut sebagai mengelolah akuntansi, memerlukan kematangan dalam prosesnya. Untuk mempermudahnya, coba simak ulasan cara mengelolah akuntansi yang baik berikut ini.

Punya Usaha Kecil Beginilah Cara Lakukan Pengelolaan Akuntansinya

Punya Usaha Kecil Beginilah Cara Lakukan Pengelolaan Akuntansinya

  1. Buatlah Sistem Akuntansi Secara Jelas
    Sistem atau metode dalam mengelola akuntansi harus dibuat sejelas mungkin. Meskipun usaha Anda masih terbilang kecil, penguasaan akuntansi UKM (Usaha Kecil Menengah), juga tidak boleh sembarangan. Sejak awal, Anda harus menentukan bagian kerja/job desk tiap karyawan yang akan Anda pekerjakan. Sesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda. Hal-hal lain seperti berapa karyawan yang Anda butuhkan dan bagaimana keahlian mereka harus sudah Anda pikirkan.
    Jangan lupakan bagaimana alur pekerjaan tiap karyawan, serta Anda sendiri sebagai pimpinan. Bagaimana cara pemberian gajinya, dan bagaimana modal usaha Anda akan dipakai. Apabila merasa buta dengan hal-hal tersebut, coba mencari referensi dengan bertanya pada teman yang berpengalaman atau mencari tahu lewat internet dari sumber yang bisa dipercaya. Sistem yang baik, tentu akan meningkatkan kemungkinan bisnis kecil menjadi besar.
  2. Kelola Bisnis dengan Sistem Pembayaran Jelas
    Bisnis memang tidak jauh-jauh dari menghitung uang ini dan itu. Sebab bisnis didirikan untuk mencari keuntungan, sehingga uang sekecil apa pun harus menjadi perhitungan. Termasuk bagaimana sistem pembayaran yang dilakukan perusahaan Anda. Supaya tidak ada kesalahpahaman di kemudian hari dan menghindarkan hal-hal tidak diinginkan, sistem pembayaran harus memiliki bukti yang jelas dan transparan.
    Pembayaran ini tentu termasuk pembayaran dari klien kepada Anda, dari Anda pada penyedia stok bahan baku, dari perusahaan kepada karyawan, dan bahkan dari perusahaan pada pemerintah seperti pembayaran pajak. Untuk mempermudah, sebenarnya bisa dilakukan lebih cepat dan akurat dengan aplikasi yang sudah terkomputerisasi, seperti aplikasi keuangan maupun aplikasi akuntansi
  3. Lakukan Pembukuan dengan Benar
    Pembukuan keuangan ini sangat penting. Meskipun Anda sudah memberikan bukti pembayaran seperti struk maupun invoice, tetap saja membukukan semua keuangan yang keluar masuk perusahaan harus dilakukan. Bisa dibilang, pembukuan ini dilakukan untuk merangkum semua kegiatan keuangan selama proses bisnis Anda berjalan. Selain itu, Anda tidak bisa sepenuhnya menyerahkan keuangan pada karyawan, karena kemungkinan karyawan berbuat curang, meskipun kecil, selalu ada. Sehingga Anda harus rutin memeriksa pemasukan dan pengeluaran secara rutin.

Anda bisa memakai Aplikasi pembukuan untuk mempermudah pekerjaan seandainya kurang bisa melakukan pembukuan sendiri. Selain itu, bukan hanya pembukuan modal dan keuntungan saja yang perlu diperhatikan, pajak UMKM dari bisnis kecil Anda juga wajib dilakukan pembukuan. Apabila kurang bisa menghitung pajak, Anda juga bisa memakai jasa penyedia aplikasi pajak untuk penghitungan yang lebih jelas.…