Trafo Oil Based

Merupakan salah satu jenis trafo yang ada di sebuah distributor trafo trafindo. Isolasi minyak dalam trafo tenaga listrik ini biasa dikenal dengan minyak trafo. Hal ini biasanya diperoleh dengan distilasi fraksional dan perlakuan selanjutnya terhadap minyak mentah. Itulah sebabnya minyak ini juga dikenal sebagai minyak isolasi mineral. Minyak trafo terutama melayani dua tujuan yaitu isolasi cair pada trafo tenaga listrik dan dua hal tersebut menghilangkan panas trafo bertindak sebagai pendingin. Sebagai tambahan, minyak ini melayani dua tujuan lainnya, membantu melestarikan inti dan berkelok-kelok karena hal ini sepenuhnya direndam dalam minyak dan satu lagi tujuan penting dari minyak ini adalah, hal ini mencegah kontak langsung oksigen atmosfir dengan selulosa yang membuat isolasi kertas gulungan yang rentan terhadap oksidasi.

Umumnya ada dua jenis trafo oil based yang digunakan :

  1. Minyak trafo berbasis parafin
  2. Minyak trafo berbasis naphtha

Minyak naphtha lebih mudah teroksidasi dibanding minyak parafin. Tapi produk oksidasi lumpur dalam minyak naphtha lebih mudah larut daripada minyak parafin. Jadi lumpur minyak naphtha tidak diendapkan di bagian bawah trafo. Oleh karena itu tidak menghalangi konveksi sirkulasi minyak, berarti tidak mengganggu sistem pendingin trafo. Tetapi dalam kasus minyak parafin meskipun tingkat oksidasi lebih rendah dari pada minyak Naphtha namun produk oksidasi atau sludge tidak larut dan diendapkan di dasar tangki dan menghalangi sistem pendingin trafo. Meskipun minyak berbasis parafin memiliki kelemahan yang disebutkan di atas namun tetap di negara kita umumnya digunakan karena mudah tersedianya di distributor trafo trafindo yang ada di kota-kota besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *